Terlahir Aneh, Aneh Karena Terlahir

5

Ok setelah kemaern berhasil membangun sebuah blog, dan wow, dari bantuan seorang teman yang tinggi dan berambut gondrong akhirnya saya bisa mendapat template yang saya inginkan, terimakasih untuk dia,

Itulah sedikit OOT dari  saya, kembali ke topik awal, Terlahir aneh atau aneh terlahir, pikiran ini selalu menghantuiku setiap kali aku berjumpa manusia, kenapa? karena banyak sekali manusia-manusia aneh di dunia ini yang saya temui dan mungkin belum saya temui.

coba sekarang kalian ambil cermin, lalu lihat wajah kalian baik-baik, lihat kuping, jidat, mata, hidung, leher, dada, perut kalian, yap pasti kalian akan menemukan sebuah kejanggalan pada bagian-bagian tubuh kalaian bukan?

itu masih satu contoh di dirikita, di luar sana masih banyak manusia-manusia yang lebih aneh dari kita

ada yg terlahir kepala panjul kaya belimbing

ada yg terlahir komuk kotak kaya kaleng kong ghuan yg isinya cuma rengginang dan benang jahit

ada yg terlahir dengan congor monyong dan tonggos

ada yg terlahir badan bengkak penuh lemak kaya babon obesitas

ada yg terlahir ceking kaya tengkorak praktikum korban mal praktek dokter yang ijazahnya beli

ada yg terlahir gosong kaya panci peninggalan jaman belanda

Lalu salah siapa jika manusia terlahir seperti itu?

salah orang tua kita?

atau salah nenek moyang kita?


atau salah tuhan yang menciptakan kita?

atau kita menyalahkan karena meniru quote dari sebuah lagu yang dipelesetkan “bukan salah ibu mengandung tapi salah bapak yang mempunyai burung?”

Ternyata semua pandangan itu salah, karena hidup tidak sesederhana itu dan tidak juga serumit itu, sadar tidak sadar kebahagiaan kita dalam hidup jauh lebih banyak dibanding ketidak bahagiaanya, permasalahanya adalah rasa sukur di dalam hidup, sesempurna apapun kalo tidak ada rasa sukur di dalam diri itu tidak akan ada bisa menemukan nilai-nilai positif dalam hidup.

Kesalahan dari kenapa kita terlahir dengan keadaan seperti ini dan itu hanya satu, karena ternyata manusia selalu memandang kesalahan orang lain, manusia selalu melupakan kebaikan-kebaikan orang lain, seperti contoh orang pacaran, ketika sudah putus yang selalu di ingat dan di benci adalah kesalahan-kesalahan mantan, tapi tidak pernah mengingat bahwa kebahagiaan yang di kasih jauh lebih banyak.

Dan ternyata kebahagiaan itu kuncinya bukan saat kita terlahir, tetapi saat kita menjalani hidup, tapi kebanyakan orang lupa untuk menikmati hidup karena terlalu memikirkan kejelekan-kejelakan, entah itu kejelakan kita dan yang paling masuk akal adalah kejelekan orang lain

dan sifat dasar manusia, seburuk-buruknya manusia itu pasti merasa dirinya paling baik dan jika ternyata kita tidak sebaik apa yang kita rasa akhirnya kita merasa kelahiran kita salah,

yang paling seru dalam kasus lahir adalah, ada banyak kejutan-kejutan dari Tuhan kenapa Tuhan melahirkan kita dalam keadaan seperti ini.

no escape from reality
just face it with your lucky
and grab your better destiny

Sekian ocehan saya hari ini dan terimakasih

Artikel Lain

Para Pekerja Lapang Pekerja lapang, banyak macam-macam pekerjaan di lapangan, tetapi dari sekian banyak profesi pekerja lapang, hanya sekian persen saja yang di anggap di...
Pekerjaan berat atau memberatkan pekerjaan? Kebahagiaan macam apa yang di harapkan para manusia? semua sibuk dengan kesibukannya masing-masing, tanpa peduli terhadap suatu perkara kemanusiaan, b...
Teman menjauh saat kita susah dan mendekat saat ki... Aku sering menjumpai kata-kata ini berseliweran di dunia maya, di media sosial, bahkan di kehidupan nyata banyak orang yang sering kali yakin dengan k...
Pilkada DKI 2017 Sibuk Ngurusin Rumah Tangga Orang... Sebentar lagi ada sesuatu yang seru di jakarta, pertarungan untuk merebutkan kedudukan sebagai Gubernur Jakarta, sebentar lagi di tahun 2017 itu akan ...
Ketika mendengar lagu, otak manusia indonesia terb... Saya sudah sangat menyerah dengan para manusia modern di negeri ini, saya sangat kesal, marah, emosi, keki, jijik dll, semua yang saya rasakan hadir d...

About Author

Super Admin

5 Comments

Leave A Reply